Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer dan Jenis-jenisnya

fungsi firewall pada jaringan komputer

Berkembangnya teknologi telah memberikan manfaat besar bagi manusia, misalnya adalah adanya fungsi firewall pada jaringan komputer. Akses internet yang telah meluas membuat siapa saja bisa mengaksesnya dengan mudah, bahkan bukan hanya kaum muda saja, melainkan orang tua.

Pada akhirnya, internet tidak bisa dilepaskan aktivitas manusia, bahkan ketika lepas dari koneksi internet, kehidupan seseorang bisa terancam. Hal tersebut karena ada beberapa orang menggantungkan hidupnya melalui internet, yaitu menjadikan internet sebagai tempat mencari penghasilan.

Dengan berkembangnya dunia modern seperti ini, tentu saja perangkat komputer menjadi penting karena berhubungan dengan internet. Namun, semakin canggih teknologi, maka semakin besar pula celah untuk melakukan tindak kejahatan, misalnya pencurian data atau penipuan secara online.

Untuk itu, perlu ada sebuah pelindung dan pelindung tersebut bernama firewall. Secara umum, firewall memang akan melindungi perangkat komputer milikmu dari segala ancaman. Namun, apakah hanya itu saja fungsinya? Berikut kami berikan beberapa informasi seputar fungsi firewall lainnya.

Mengenal Sistem Firewall pada Komputer

Sebelum membahas mengenai fungsi firewall pada jaringan komputer, maka kamu perlu memahami seperti apa perangkat tersebut. Terlebih lagi mungkin masih banyak orang yang belum menyadari tentang perangkat keamanan dalam setiap komputer, baik Windows atau OS lainnya.

Secara umum, firewall dapat diartikan sebagai sistem keamanan bawaan dari setiap perangkat komputer di seluruh dunia. Hadirnya perangkat ini akan mencegah serangan dari luar yang dilakukan oleh virus maupun hacker dengan tujuan mencuri atau merusak data pribadi dalam komputer.

Siapapun yang ingin mengakses data pribadi pengguna, maka secara otomatis akan diblokir oleh firewall tersebut. Menariknya, perangkat ini sendiri bisa diterapkan pada banyak jaringan sekaligus, misalnya perangkat lunak, perangkat keras, atau jaringan perangkat lain yang kamu butuhkan.

Keberadaannya sendiri mungkin tidak disadari oleh sebagian orang karena faktor tidak mengerti atau memang tidak menyadarinya. Namun, perangkat keamanan ini merupakan program bawaan dari setiap komputer di dunia, biasanya merupakan fitur dari produsen komputer itu sendiri.

Beberapa Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer

Meskipun fungsi utamanya adalah melindungi perangkat komputer, namun firewall ternyata juga memiliki berbagai fungsi lain. Setidaknya, ada 2 fungsi lain selain hanya sebagai perangkat keamanan saja, yaitu kontrol arus paket data serta mencatat setiap aktivitas pengguna.

1. Kontrol arus paket data

Secara umum, firewall juga berfungsi untuk melakukan pengawasan dan pengontrolan terhadap arus paket data yang digunakan pengguna. Bahkan, hadirnya firewall juga mampu memberikan modifikasi pada data input atau sehingga alamat IP bisa disembunyikan dengan benar.

2. Mencatat aktivitas pengguna

Ketika kamu menggunakan komputer untuk akses data dalam kondisi apapun, maka firewall akan melakukan pencatatan yang disebut log files. Catatan ini kemudian dipakai sebagan bahan pengembangan keamanan lebih lanjut, termasuk dalam urusan autentifikasi terhadap setiap akses jaringan internet.

Terlepas dari fungsinya, firewall juga memiliki banyak sekali manfaat yang bisa kamu rasakan. Manfaat yang paling umum adalah menjaga informasi rahasia supaya tidak bocor, filter pencegah lalu lintas mencurigakan ke subnet jaringan, hingga modifikasi paket data bernama NAT.

Beberapa Jenis Firewall pada Jaringan Komputer

Karena kebutuhan data pengguna selalu mendapatkan prioritas, maka firewall diciptakan dengan berbagai jenis. Setidaknya ada 4 jenis firewall yang paling umum ditemui di setiap perangkat komputer, yaitu Packet Filtering Router, Circuit Gateways, Applications Gateways, serta Hybrid Firewalls.

1. Packet Filtering Router

Secara umum, fungsi firewall pada jaringan komputer tipe ini lebih cenderung melakukan filter kepada paket data pengguna berdasarkan alamat dan pilihan yang sudah ditentukan. Artinya, Packet Filtering Router bekerja pada level alamat Internet Protocol atau alamat IP.

2. Circuit Gateways

Secara umum, Circuit Gateways memiliki sistem hampir sama dengan Packet Filtering Router, yaitu beroperasi pada lalu lintas atau transport jaringan. Namun, Circuit Gateways akan mengautorisasi jaringan berdasarkan alamat sehingga mencegahnya untuk terhubung langsung ke jaringan.

3. Application Gateways

Beberapa orang menyebut Application Gateways dengan nama firewall dengan basis proxi karena beroperasi di level aplikasi serta mampu mempelajari informasi aplikasi tersebut. Jika dilihat dari tingkat keamanan, maka Application Gateways jauh lebih aman daripada Packet Filtering Router.

Sedangkan untuk jenis keempat sendiri atau Hybrid Firewalls merupakan bentuk inovasi dari gabungan beberapa jenis firewall sekaligus. Namun, dari segi fungsi firewall pada jaringan komputer sendiri ada sedikit perbedaan, misalnya penggunaan proxy pada bastion hosts.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manga boruto chapter 61 sub indonesia komiku

Cara Menggunakan NFC di Samsung A32

Cara Memasukan Lagu ke Iphone Tanpa iTunes